Connect with us

Did You Know?

Sebenarnya Apa Fungsinya Menggunakan Rem Angin

Mungkin metode pengereman yang satu ini yakni exhaust brake atau yang biasa kita tau namanya ialah rem angin ini masih tergolong asing ditelinga orang orang awam. Namun istilah ini sangat dikenal oleh mereka yang sehari hari membawa kendaraan berat semacam truk.

Karena mereka biasanya menggunakan metode pengereman ini ketika berkendara. Lalu apa dan bagaimana sih exhaust brake itu bekerja? Untuk mengetahui pengertian dan cara kerja dari sistem pengereman menggunakan exhaust ini, silahkan disimak ulasan lengkapnya dibawah ini.

Apa itu Exhaust Brake?

Exhaust brake adalah salah satu cara melakukan pengereman yang dilakukan dengan memanfaatkan gas buang yang dimampatkan didalam ruang bakar sehingga tekanan didalam ruang bakar menjadi besar.

Besarnya tekanan inilah yang nantinya membuat piston menjadi sedikit tertahan dalam pergerakannya naik turun dan memperlambat putaran mesin. Cara memampatkan gas buang ini adalah dengan cara menutup saluran exhaust atau saluran gas buang, sehingga sisa gas buang tetap berada didalam mesin.

Cara Kerja Exhaust Brake

Cara kerja dari exhaust brake ini sangat sederhana yakni cukup dengan menekan sebuah tombol atau switch exhaust brake, maka secara otomatis exhaust brake seketika itu akan berfungsi. Syarat mutlak agar exhaust brake ini berfungsi adalah kendaraan / truk melaju pada kecepatan tinggi dan pedal kopling maupun pedal gas dalam keadaan tidak diinjak. Sebab pada kedua pedal ini biasanya terdapat tombol swicth aktivasi.

Bila salah satu pedal masih diinjak maka exhaust brake tidak akan berfungsi. Dan ketika kita menekan switch exaust brake inilah maka sensor pengatur valve akan menutup saluran gas buang kendaraan, dengan begitu udara sisa pembakaran tidak bisa pergi kemana mana sehingga tertahan didalam ruang mesin, yang selanjutnya akan menahan pergerakan piston.

Fungsi Exhaust Brake

 

Fungsi utama dari exhaust brake ini adalah untuk memperlambat laju kendaraan dengan jalan menurunkan rpm atau putaran mesin dari yang semula tinggi menjadi turun atau merendah. Jadi exhaust brake ini berbeda sekali dengan pedal rem yang bisa digunakan untuk menghentikan laju mobil sampai berhenti.

Pada pengereman menggunakan exhaust brake ini hanyalah sebatas memperlambat atau menurunkan rpm putaran mesin saja, dan exhaust brake ini pun efektif bekerja di rpm tinggi, semakin menurun rpm mesin maka kinerja dari exhaust brake juga ikut menurun sebab gas buang yang dihasilkan dan dimampatkan didalam mesin juga menurun.

Cara Menggunakan Exhaust Brake

Tiap jenis kendaraan memiliki cara pengoperasiannya sendiri sendiri, oleh sebab itu silahkan anda pelajari melalui buku panduan pemilik masing masing mobil. Namun kebanyakan rata rata truk memiliki tuas aktivasi exhaust brake yang berada di sebelah kiri setir kemudi. Caranya cukup menaikkan tuas tersebut ke atas sampai terlihat lampu indikator exhaust brake yang ada di dasboard menyala dan terdengar seperti bunyi angin yang ditutup, cesss cesssss :).

Agar exhaust brake ini berfungsi pastikan saat mobil melaju, gigi perseneling dalam keadaan masuk dan kedua pedal gas ataupun kopling tidak di injak. Selain exhaust brake kita mengenal juga istilah pengereman yang disebut dengan istilah Engine brake, yakni metode pengereman yang memanfaatkan tenaga dari putaran mesin untuk menghentikan laju kendaraan dalam keadaan darurat bila rem mengalami blong.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 Cara Ampuh Menghilangkan Bunyi Pada Fanbelt Mobil

Did You Know?

Inilah Alasan Kenapa Mobil Sekarang Gampang Ringsek

Did You Know?

Mobil Terbang Kini Sudah Terima Pre-Order Lho, Penasaran Harganya?

Cars

5 Tanda – Tanda Ban Mobil Kalian Sudah Harus Diganti

Did You Know?

Advertisement
Newsletter Signup

Copyright © 2018 Fastnlow.Net. Theme by Fastnlow.

Connect
Newsletter Signup